Akankah bajaj diganti ?


ingat bajaj ingat Jakarta. yup, meski kendaraan roda tiga ini juga ditemukan di Banjarmasin dan Pekanbaru serta beberapa ibukota kabupaten di Indonesia, bajaj seakan identik dgn Jakarta. saking terkenalnya di Jakarta bajaj pun sampai dibuatkan serial komedi, Bajaj Bajuri. bahkan ada pula grup lawak memakai nama bajaj.

bajaj berasal dari India. nama bajaj sendiri sebenarnya merupakan merek salah satu perusahaan otomotif di India, Bajaj Auto.

bajaj beroda tiga, satu di depan dan dua di belakang, dengan kemudi mirip kemudi sepeda motor daripada mobil. di Jakarta, warna bajaj ada dua, yaitu hijau dan oranye, ada jg sih warna kuning tp sgt jarang. di pintu depan bajaj, tertulis daerah operasi bajaj, yang biasanya terbatas pada satu kotamadya saja.

kapasitas penumpang bajaj adalah dua, atau ditambah satu anak kecil, yang semuanya duduk di belakang sopir. kekurangan bajaj adl suaranya yg sangat memekakkan telinga krn bermesin 2 langkah.

kelebihannya karena fisiknya relatif kecil, bajaj bisa diandalkan untuk menerobos kemacetan ibu kota. sbb rata2 sopir bajaj sgt piawai mengemudikan. bg yg pertama kali mencoba dijamin sport jantung dan merasakan naiknya adrenalin. bak messi melewati 5 pemain belakang musuh, meliuk-liuk dan akhirnya melesakkan bola ke gawang, tiba2 bajaj sdh berada di deretan terdepan persis di bwh lampu lalu lintas…. arah jalan bajaj susah diduga…saking sulitnya ditebak ada joke…yg tau kemana bajaj melaju cuma sopir dan Tuhan….hehehe…

belakangan karena diketahui sebagai sumber polusi, ada niat untuk menggantikan bajaj di Jakarta dengan kendaraan lainnya yg lebih ramah lingkungan. tp hingga kini niat itu tak terwujud.

pernah suatu ketika bajaj akan diganti kendaraan mini produksi anak bangsa bernama Kancil, tp hingga kini bajaj tetap bertahan. ada pula bajaj BBG (bahan bakar gas) yg sempat disebut2 akan menggantikannya. tp lg2 tak jelas juntrungannya.

nah, terakhir denger2 ada lg produksi dalam negeri yg konon bakal menggantikan bajaj, namanya Tawon.

tawon memang dikreasi produsen mobil nasional PT Super Gasindo Jaya untuk membidik segmen armada komersil seperti bajaj. general manager Tawon, Njoto Kuntoaji menjelaskan, izin sudah dikantongi sejak awal tahun ini, dan pd Juli 2010, pabrikan akan mulai menjual secara massal dan telah disiapkan 150 unit.

"Kita sudah mengantongi nomor mesin, nomor rangka, dan akan mulai program marketing Mudik Bersama Tawon untuk pemasaran pada Juli," ujar Nyoto di sela Pameran Industri Alat Transportasi dan Pendukungnya di Gedung Kementerian Perindustrian, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (13/4).

sebenarnya, kata Nyoto, tawon sudah mendapat rekomendasi dari pihak Direktorat Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (DLLAJR) untuk menggantikan posisi bajaj sebagai kendaraan umum di ibukota. tapi, kini pihak Pemda DKI Jakata belum jg meluncurkan keputusan terkait rekomendasi.

"Kita tidak tahu, kenapa Tawon tak bisa menggantikan bajaj padahal lebih efisien. Selama belum ada keputusan dari Pak Fauzi Wibowo, kita belum bisa bergerak," papar Nyoto.

tawon masuk ke pasar ditawarkan dalam dua model, hatchback dan pick up. Untuk hatchback dibandrol degan harga Rp 48 juta per unit dan Rp 40 juta per unit untuk pick up, on the road Jakarta.

berhasilkah tawon menggantikan bajaj?

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Created by Dewa Yuniardi | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan