Desain mobil lokal yang diberi nama Tawon produksi PT. Super Gasindo Jaya ini sekilas memang mirip mobil yarian city car, namun Tawon hanya memifiki 3 pintu saja dan kaca pintu model geser dengan kabin 4 penumpang tanpa ruang bagasi.
Desain mobil Tawon memang tidak semewah mobil city car pabrikan Korea atau Jepang, karena tujuan awal produksinya lebih difokuskan transportasi umum sebagai pengganti Bajaj. 'Tawon berbeda dengan transportasi umum pengganti Bajaj yang telah lebih dulu hadir seperti Kancil, karena kapasitas mesinnya lebih besar, yaitu 650 co", terang Mugo selaku bagian Pemasaran mobil Tawon. PT. Sumber Gasindo Jaya tetap tidak memungkiri jika mesin yang dipakai Tawon masih menggunakan buatan China, narnun secara desain mulai dad eksterior dan interior merupakan ash karya lokal.
Menggunakan BBG
Tawon menggunakan bahan bakar gas dengan mengguna¬kan tabung gas berkapasitas 12 liter yang diletak¬kan didalam bagian buritan. Untuk konsumsi bahan bakamya. 1 liter gas dapat digunakan untuk rnenempuh jarak 20 Km. Sebagai indikator volume gas yang ada, Tawon telah menggunakan indikator lampu yang diletakkan dekat pengemudi.
Telah Lulus Uji Emisi
Mobil Tawon telah lulus uji emisi dart BPPT dan kelayakan jalannya pun sudah diuji oleh berbagai pihak, terbukti protoype Tawon yang dipamerkan di PPI telah mendapatkan Surat Tanda Nomor Kend¬araan dad kepolisian dengan telah terpasangnya plat nomor polisi pada mobil Tawon. "Plat nomor ini ash karma Tawon langsung dikendarai melalui jalan tol untuk menuju lokasi pameran dengan kecepatan rata-rata 90 kmrjam°, tambahnya.
Mesti Tawon ditujukan sebagai pengganti Bajaj, namun kemampuan mobil lokal ini juga mampu dijadikan sebagai kendaraan personal altematff untuk masyarakat pericolaan. Mobil Tawon dibandenrol Harga Rp. 48 juta on the road.
2 komentar:
Web site dihidupkan kembali, ejaan tulisan diperbaiki. 1kg = 20km buat lebih efesien
PENEGN BGT PUNYA KENDARAAN ASLI BUTAN INDONESIA. YG UDAH ADA KO KAYANUA DK ADA PENGEMBANGAN YA
Posting Komentar